Fenomena FOMO dan Media Sosial: Dampaknya terhadap Kesehatan Mental Remaja dan Dewasa Muda (Studi Literatur)
DOI:
https://doi.org/10.67447/jei.v4i1.159Keywords:
Kecemasan, Kesehatan Mental, Media Sosia, Remaja, Studi LiteraturAbstract
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat, terutama melalui penggunaan media sosial, telah memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan mental generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan media sosial terhadap kondisi psikologis remaja dan dewasa muda berusia 15–29 tahun, khususnya terkait munculnya gejala kecemasan, depresi, dan gangguan tidur. Selain itu, penelitian ini juga berupaya merumuskan strategi mitigasi yang dapat diterapkan untuk mengurangi dampak negatif tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan memanfaatkan artikel-artikel ilmiah yang diperoleh melalui platform Google Scholar dalam periode 2022–2026. Dari total 16.800 dokumen yang ditemukan pada tahap awal pencarian, sebanyak 99 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dipilih untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang berlebihan berkaitan erat dengan meningkatnya risiko kecemasan, gejala depresi, dan gangguan tidur pada remaja dan dewasa muda, yang diperkuat oleh fenomena Fear of Missing Out (FOMO), perbandingan sosial ke atas, serta karakteristik algoritmik platform digital. Penelitian ini merekomendasikan penguatan literasi digital, regulasi diri, dan dukungan sosial yang sehat sebagai strategi mitigasi utama.
References
Afiyah, S. N., Ramdani, B., Zuhri, A., & Kurniawan, A. R. (2025). Fenomena fear of missing out dan dampaknya terhadap kesehatan mental remaja dalam perspektif Islam. Khazanah: Jurnal Mahasiswa, 17(2), 56–66. https://journal.uii.ac.id/khazanah/article/view/46058
Alfiani, G. H. (2026). Hubungan intensitas penggunaan media sosial TikTok dengan tingkat stres pada mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Program Sarjana di Universitas Muhammadiyah Gombong [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Gombong]. https://repository.unimugo.ac.id/4237/
Amaliah, S. R. (2026). Dampak pertemanan toxic terhadap kesehatan mental siswa SMAN 1 Kulisusu Kabupaten Buton Utara. JIMU: Jurnal Ilmiah Multidisipliner, 4(2). https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/jimu/article/view/2316
Aprianjaan, E. (2025). Fenomena pola pikir instan dan kemalasan remaja sebagai dampak dari penggunaan handphone dan informasi hoaks media sosial di Wilayah Sindagamanik Kabupaten Mamasa. Jurnal Kadasituru, 1(1), 64–78. https://jurnalkadasituru.or.id/index.php/kds/article/view/6
Aprina, H., & Regoza, A. C. (2024). Hubungan intensitas frekuensi penggunaan media sosial TikTok dengan gangguan kesehatan mental pada siswa SMAN 3 Sampit. Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 13(2), 261–269. https://doi.org/10.35328/kesmas.v13i2.2839
Efendi, E., Salam, M. A. H., Daffa, M., Sanjaya, S., & Azmi, R. N. (2023). Peran komunikasi media sosial dalam meningkatkan kesehatan mental. Hikmah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi, 14(2). https://doi.org/10.32505/hikmah.v14i2.7639
Effendy, O. U. (2009). Ilmu komunikasi: Teori dan praktek. Remaja Rosdakarya.
Gultom, R., Pardede, S., Pasaribu, S., & Malau, R. (2025). Dampak penggunaan handphone bagi remaja awal dalam kehidupan sehari-hari. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 4(1), 162–167. https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/index
Handayani, T., & Setiawan, A. (2024). Analisis hubungan penggunaan media sosial terhadap tingkat kecemasan pada remaja. Jurnal Eksekusi, 2(1), 12–25.
Kemp, S. (2023). Digital 2023: Global overview report. DataReportal.
Khofifah, R., & Aliza, N. F. (2024). Melatih keterampilan regulasi emosi pada remaja di Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Sleman. Hudan Lin Naas: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 5(2), 217–236. https://doi.org/10.28944/hudanlinnaas.v5i2.1654
Lestari, P., & Rahmawati, D. (2024). Dampak intensitas penggunaan smartphone dan media sosial terhadap kualitas tidur dewasa muda. Mudabbir: Journal of Islamic Education Management, 4(2), 145–158. https://doi.org/10.56832/mudabbir.v4i2.553
Mudhofir, A. (1992). Prinsip-prinsip pengelolaan pusat sumber belajar. Remaja Rosdakarya.

