R Komunikasi Suami–Istri sebagai Praktik Sosial dalam Ketahanan Keluarga: Perspektif Hukum Keluarga Islam dan Sosiologi Keluarga dalam Novel Percuma Diobrolin

Penulis

  • Rezky Juniarsih Nur Institut Agama Islam Yapnas
  • Nurfitri Alfiah S Universitas Negeri Makassar
  • Wanda Ayu Lestari Institut Agama Islam Yapnas Jeneponto

Kata Kunci:

Komunikasi Keluarga, Sosiologi Keluarga, Hukum Keluarga Islam, Ketahanan keluarga

Abstrak

Tulisan ini menganalisis novel Percuma Diobrolin dengan menggunakan pendekatan sastra sosiologi serta perspektif Hukum Keluarga Islam. Novel ini merepresentasikan dinamika rumah tangga pasangan muda yang menghadapi realitas ekonomi, komunikasi yang rapuh, konflik peran, serta proses kesadaran dalam mempertahankan keutuhan keluarga. Analisis dilakukan dengan peristiwa, dialog, dan konflik dalam novel pada konsep-konsep sosiologis seperti hubungan gender, konflik keluarga, dan ketahanan keluarga. Selain itu, kajian ini juga mengutarakan narasi novel dengan prinsip-prinsip Hukum Keluarga Islam, antara lain hak dan kewajiban suami–istri, musyawarah, nafkah, serta tanggung jawab moral dalam kehidupan rumah tangga. Hasil kajian menunjukkan bahwa konflik yang dialami tokoh tidak semata-mata bersifat personal, melainkan mencerminkan pengaruh struktur sosial, tekanan ekonomi, serta pemahaman keagamaan yang belum matang. Novel ini menegaskan bahwa keutuhan keluarga sangat ditentukan oleh kualitas komunikasi, peran kesadaran, dan pengamalan nilai-nilai Islam dalam hubungan suami–istri.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-19

Cara Mengutip

Nur, R. J., S, N. A., & Lestari, W. A. (2026). R Komunikasi Suami–Istri sebagai Praktik Sosial dalam Ketahanan Keluarga: Perspektif Hukum Keluarga Islam dan Sosiologi Keluarga dalam Novel Percuma Diobrolin. As-Sakinah: Jurnal Hukum Keluarga, 1(2), 8–14. Diambil dari https://journal.yapnasjp.ac.id/index.php/as-sakinah/article/view/99

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.