waris PRINSIP KEWARISAN DALAM HUKUM ISLAM PADA MASA KHULAFAUR RASYIDIN

Penulis

  • fadillah nuramti wijaya lala Universitas Islam Negeri Palopo
  • Abdullah Muthalib Kasni Universitas Islam Negeri Palopo
  • Aysiah Ignasyah Putri Abdu Universitas Islam Negeri Palopo
  • Sukmawati Assaad Universitas Islam Negeri Palopo
  • FirmaMuhammad Arif Universitas Islam Negeri Palopo

Kata Kunci:

hukum waris, khulafaur rasyidin, ijtihad sahabat, fikih mawaris, hukum keluarga islam

Abstrak

Hukum kewarisan Islam merupakan bagian penting dari hukum keluarga Islam yang memiliki dasar normatif dalam Al-Qur’an dan Sunnah. Setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW, para sahabat menghadapi berbagai persoalan kewarisan yang menuntut adanya ijtihad untuk menjawab perubahan sosial dan perkembangan masyarakat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prinsip- prinsip hukum kewarisan Islam pada masa Khulafaur Rasyidin serta relevansinya dalam konteks hukum Islam kontemporer. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap sumber-sumber primer dan sekunder.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-10

Cara Mengutip

lala, fadillah nuramti wijaya, Abdullah Muthalib Kasni, Aysiah Ignasyah Putri Abdu, Sukmawati Assaad, & FirmaMuhammad Arif. (2026). waris PRINSIP KEWARISAN DALAM HUKUM ISLAM PADA MASA KHULAFAUR RASYIDIN. As-Sakinah: Jurnal Hukum Keluarga, 1(1), 23–27. Diambil dari https://journal.yapnasjp.ac.id/index.php/as-sakinah/article/view/96

Terbitan

Bagian

Articles