The ANALISIS TINGKAT LITERASI KEUANGAN SYARIAH PADA PETANI GARAM DI KABUPATEN JENEPONTO KELURAHAN BONTORANNU
Keywords:
Literasi Keuangan Syariah, Petani Garam, Pendidikan, Akses Informasi, Perilaku KeuanganAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi keuangan syariah pada petani garam di Kelurahan Bontorannu, Kabupaten Jeneponto. Literasi keuangan syariah menjadi aspek penting dalam mendukung pengelolaan keuangan dan keberlanjutan usaha petani, khususnya pada sektor pergaraman yang masih didominasi oleh pelaku usaha skala kecil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 50 petani garam sebagai responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif untuk menggambarkan karakteristik responden serta tingkat literasi keuangan syariah yang meliputi aspek pengetahuan, sikap, dan perilaku keuangan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan syariah petani garam di Kelurahan Bontorannu berada pada kategori sedang hingga cukup baik. Pengetahuan keuangan syariah responden tergolong cukup, sikap keuangan syariah menunjukkan kecenderungan positif terhadap prinsip-prinsip syariah, dan perilaku keuangan syariah telah diterapkan dalam aktivitas ekonomi sehari-hari meskipun belum optimal. Temuan ini juga menunjukkan bahwa tingkat pendidikan, pendapatan, pengalaman usaha, serta akses informasi keuangan syariah berperan dalam membentuk literasi keuangan syariah petani garam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan literasi keuangan syariah pada petani garam memerlukan upaya edukasi dan sosialisasi yang berkelanjutan, serta perluasan akses terhadap informasi dan layanan keuangan syariah. Dengan demikian, diharapkan literasi keuangan syariah dapat mendukung pengelolaan keuangan yang lebih baik dan meningkatkan keberlanjutan usaha petani garam di Kabupaten Jeneponto.
